Selasa, 21 Februari 2012

Perawatan dan cara mencuci BATIK


So ! gimana caranya Menjaga Pakaian BATIK Agar Tetap Awet Dengan Proses Laundry Yang Tepat

Karakter kain yang kita kenakan memiliki karakter yang berbda - beda, mulai dari linen, sutra, katun, especially for BATIK !! pakaian kebanggaan INDONESIA yang satu ini memang perlu perlakuan special, nah oleh karena itu, disini Gori memberikan tips untuk merawat pakaian Batik agar tetap awet, tentu saja bukan dengan sulap ataupun bli baru lagi (heh), tapi dengan cara pencucian dan perawatannya yang tepat
1. Hindari Mencuci Kain Batik Menggunakan "Mesin Laundry"
melakukan pencucian terhadap batik lebih baik dilakukan secara tradisional (manual). jika anda mencuci batik di mesin cuci resikonya akan dapat merusak serat-serat kain. bagai mana kalau batik terkena noda ??, caranya tepuk-tepuk kain batik secara perlahan, jangan disikat terlalu keras dapat mengubah warna dan serat dari kain batik tersebut. next step adalah cuci dengan lembut pada air hangat. nah jika pada pakaian biasa kita lakukan pemerasan, jangan lakukan perlakuan itu  pada batik, Gunakan handuk kering dan tekan pada batik untuk mengurangi kadar air.
2. Cucilah Batik Dengan Kimia Laundry Yang Tepat
Gunakan chemical laundry yang tepat saat mencuci kain batik. Chemical laundry yang cocok untuk mencuci kain batik adalah deterjen khusus batik yang mengandung "Lerak". Lerak merupakan zat yang alami dan berfungsi untuk merawat batik agar warnanya tetap cemerlang
3. Agar kain batik tetap Shiny, hindari suny
Kain batik sangat rentan terhadap suhu panas. Hindari suhu panas, seperti menjemur langsung di bawah matahari atau menyetrika dengan suhu yang panas. Jemurlah kain batik di tempat yang teduh, jangan langsung terkena sinar matahari. Saat menyetrika, jangan dengan suhu yang panas, karena suhu yang panas dapat menyebabkan warna batik memudar.
4. Hindari Parfum Laundry
    Kandungan kimia pada parfum laundry bisa merusak warna kain batik. aroma batik begitu unik. Jika baju batik jarang dipakai, sering-sering mengeluarkan baju baik dari almari. Untuk menghilangkan bau yang tak sedap/ bau apek pada kain, angin-anginkan sebentar.
    5. Penyimpanan 
    Keindahan batik tidak hanya dipengaruhi oleh cara perawatannya. Melainkan juga cara menyimpannya. Setelah dicuci bersih, dan disetrika rapi; pastikan Anda melakukan langkah-langkah penyimpanan ini, agar batik Anda tetap prima. 
    • Jangan dilipat. Cara tepat menyimpat kain atau gaun batik adalah digantung. Jika dilipat, cenderung membentuk garis pada serat kain dan mempercepat serat kain patah dan batik cepat lapuk. 
    • Gunakan gantungan berbantalan untuk menggantung gaun. Bantalan yang membungkus gantungan dimaksudkan untuk menjaga agar serat kain tidak terkait dan rusak. Sedangkan untuk menggantung kain dan selendang, digunakan gantungan yang dilengkapi penjepit. Tapi sebelum dijepit, lapisi lebih dulu bagian kain yang akan dijepit dengan lipatan tisyu, agar jepitan tidak merusak serat kain. 
    • Pastikan kondisi lemari bersih. Alasi dengan kertas roti, agar menyerap lembap.
    • Agar terhindar dari gangguan ngengat, bersihkan beberapa butir lada putih bulat. Masukkan ke dalam kain halus, bungkus. Buat beberapa bungkusan seperti itu, untuk disebarkan di seluruh penjuru lemari.
    • bersihkan lemari penyimpanan dua atau tiga bulan sekali. Keluarkan seluruh koleksi batik, buka lipatannya, dan angin-anginkan selama 1 jam, sebelum kembali menyimpannya. 


    by : Rifqy Shindy  Praristiya (Marketing manager)  telp : 081231838759
    -- Salam Gori -- (tempat terbaik memanjakan pakaian anda)


    pustaka Diambil dari beberapa sumber seperti plasa laundry dan batik cintaku